Latest topics
» Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 1)
Fri Dec 02, 2016 2:32 pm by Firman

» SOD Alami
Thu Dec 01, 2016 4:55 pm by Firman

» Mengenal Enzim (Bag. 2)
Sat Nov 26, 2016 10:59 am by Firman

» Mengnal Enzim (bag. 1)
Fri Nov 18, 2016 2:46 pm by Firman

» Tak Perlu Suntik Kolgen , Ada Cara Alami Pertahankannya
Thu Nov 17, 2016 10:19 am by Firman

» Apa Perbedaan Jenis Kolagen?
Thu Nov 10, 2016 10:55 am by Firman

» Sumber Terbaik Omega-3
Fri Nov 04, 2016 2:52 pm by Firman

» Kalium, Sumber, Fungsi, dan Manfaat
Fri Oct 28, 2016 5:19 pm by Firman

» Manfaat Betakaroten
Fri Oct 21, 2016 4:35 pm by Firman

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


10 Jenis Arthritis, Kenali Penyebab & Gejalanya

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

10 Jenis Arthritis, Kenali Penyebab & Gejalanya

Post  Firman on Wed May 11, 2016 2:47 pm

Arthritis digunakan sebagai istilah umum yang mencakup beberapa jenis arthritis yang semuanya menyebabkan gejala melemahkan persendian.

Secara harfiah arthritis berarti peradangan atau inflamasi pada sendi.

Arthritis adalah peradangan pada salah satu sendi atau beberapa sendi. Terdapat dua jenis utama arthritis yaitu osteoarthritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA).

Osteoarthritis menyebabkan tulang rawan sendi menjadi keras, padahal seharusnya permukaan tulang rawan itu selalu licin agar sendi dapat bergerak leluasa, sering mengenai sendi-sendi besar seperti lutut, pinggul, dan leher dan biasanya hanya satu sisi. Sedangkan Rheumatoid arthritis adalah gangguan autoimun (sistem pertahanan tubuh malah menyerang tubuhnya sendiri) yang menyerang lapisan sendi (sinovium) sering mengenai sendi-sendi kecil seperti jari-jari tangan dan sering bilateral (kanan-kiri).


Berikut adalah jenis-jenis arthritis:

1. Osteoarthritis

Osteoarthritis disebut juga sebagai penyakit sendi degeneratif yang disebabkan oleh proses penuaan.
Arthritis jenis ini biasanya menyerang berbagai sendi seperti pada lutut, pinggul, tulang belakang, kaki, dan pangkal ibu jari.
Diyakini faktor mekanik dan genetik cukup berperan dalam munculnya osteoarthritis.
Beberapa faktor risiko lain diantaranya meliputi obesitas, trauma pada sendi, dan pengguanaan berulang dari sendi tertentu.

2. Rheumatoid Arthritis

Pada rheumatoid arthritis, sistem kekebalan tubuh malah menyerang membran sinovial yang mengakibatkan nyeri, pembengkakan, serta kekakuan pada sendi.
Oleh karena itu, rheumatoid arthritis dikenal sebagai penyakit autoimun. Diagnosa dini seringkali sulit dilakukan karena gejala awal yang samar dan memburuk secara bertahap.

3. Psoriatic Arthritis

Psoriatic arthritis memiliki banyak kesamaan dengan rheumatoid arthritis, terutama karena keduanya merupakan penyakit autoimun.
Kondisi ini sering terjadi pada orang-orang yang menderita psoriasis.
Penyakit ini ditandai dengan peradangan pada sendi yang disertai dengan pembengkakan dan nyeri. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan sendi menjadi lumpuh.

4. Gout

Gout disebabkan karena gangguan metabolisme asam urat dalam tubuh sehingga menghasilkan kristal asam urat yang disimpan pada sendi, terutama pada jempol kaki.
Akibatnya sendi menjadi bengkak, kemerahan, dan nyeri.



5. Juvenile Arthritis

Semua jenis arthritis yang terjadi pada anak-anak termasuk dalam kategori juvenile arthritis.
Kondisi yang paling sering muncul adalah juvenile rheumatoid arthritis yang terdiri dari tiga jenis yakni pauciarticular, polyarticular, dan sistemik.
Juvenile arthritis didiagnosis ketika gejala muncul setidaknya setelah 6 minggu terakhir.

6. Infectious Arthritis

Infectious arthritis disebabkan karena infeksi oleh jamur, virus, atau bakteri.
Arthritis septik terjadi karena infeksi oleh bakteri. Sebagai contoh, tuberculous arthritis terjadi karena penderita terkena penyakit TBC.
Gonokokus arthritis bisa muncul pada mereka yang terinfeksi oleh gonorrhea.

7. Ankylosing Spondylitis

Ankylosing Spondylitis merupakan penyakit kronis dan mengakibatkan inflamasi yang cukup parah, terutama terjadi pada tulang belakang. Kondisi ini dapat menyebabkan kekakuan pada tulang belakang.
Nyeri punggung bawah yang disertai dengan kekakuan yang terus menerus selama beberapa bulan merupakan gejala yang paling sering muncul.

8. Polymyalgia Rheumatica

Kondisi ini sering menyerang penderita yang berusia di atas lima puluh tahun.
Polymyalgia rheumatica menyebabkan sakit parah dan kekakuan pada bahu, pinggul, dan leher.
Karena gejala yang muncul mirip dengan kondisi lain, membuat polymyalgia rheumatica sering kali sulit didiagnosa secara akurat.
Namun, jika didiagnosis cukup dini, biasanya responsnya akan baik terhadap pengobatan yang dilakukan.

9. Systemic Lupus Erythematosus

Systemic lupus erythematosus adalah penyakit autoimun yang mempengaruhi seluruh sistem tubuh bersamaan dengan beberapa organ dalam.
Kondisi ini biasanya terjadi pada wanita ketika pada masa-masa pengasuhan anak.
Systemic lupus erythematosus bisa mengancam jiwa, sehingga penting untuk diagnosa dini dan segera dilakukan pengobatan.

10. Fibromyalgia
Jenis arthritis ini mempengaruhi jaringan lunak tubuh dan disebabkan karena kerusakan fungsi neurotransmitter di otak yang ditandai dengan kekakuan, pegal, dan nyeri otot.










Firman

Jumlah posting : 102
Points : 304
Reputation : 0
Registration date : 05.06.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik