Latest topics
» Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 1)
Fri Dec 02, 2016 2:32 pm by Firman

» SOD Alami
Thu Dec 01, 2016 4:55 pm by Firman

» Mengenal Enzim (Bag. 2)
Sat Nov 26, 2016 10:59 am by Firman

» Mengnal Enzim (bag. 1)
Fri Nov 18, 2016 2:46 pm by Firman

» Tak Perlu Suntik Kolgen , Ada Cara Alami Pertahankannya
Thu Nov 17, 2016 10:19 am by Firman

» Apa Perbedaan Jenis Kolagen?
Thu Nov 10, 2016 10:55 am by Firman

» Sumber Terbaik Omega-3
Fri Nov 04, 2016 2:52 pm by Firman

» Kalium, Sumber, Fungsi, dan Manfaat
Fri Oct 28, 2016 5:19 pm by Firman

» Manfaat Betakaroten
Fri Oct 21, 2016 4:35 pm by Firman

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Kromium Untuk Kesehatan Tubuh

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Kromium Untuk Kesehatan Tubuh

Post  Firman on Fri Feb 19, 2016 4:22 pm

Bagi para penderita diabetes type 2 produksi insulin biasanya masih cukup tetapi kerjanya tidak efektif atau yang biasa disebut resistensi insulin, seandainya kita dapat melakukan hal yang dapat membuat insulin menjadi cerdas sehingga bekerja efektif maka gula darah tentunya dapat dikendalikan dengan baik.

Langkah agar insulin menjadi cerdas adalah dengan cara MENCUKUPI KEBUTUHAN MINERAL KROMIUM:
Chromium berperan penting pada metabolisme dan penggunaan karbohidrat, sintesa asam lemak, kolesterol dan protein. Makanan ala modern yang banyak dikonsumsi masyarakat saat ini sangat sedikit kandungan Chromiumnya. Kekurangan Cromium dapat menyebabkan kelelahan, kegelisahan, diabetes, gangguan metabolisme asam amino dan meningkatkan resiko aterosklerosis.

Mencukupi kebutuhan kromium akan dapat menjaga keseimbangan kadar gula darah dan meningkatkan efisiensi kerja insulin.Chromium sering disebut sebagai “Glucose Tolerance Factor” (faktor pengendali kadar gula darah) dibutuhkan pada proses pengolahan glukosa menjadi energi. Fungsi utama kromium ialah untuk meningkakan aktifitas insulin dalam metabolisme glukosa dan untuk mempertahankan kecepatan transpor glukosa dari darah ke dalam sel. Kromium juga berperan dalam mengaktifkan kerja beberapa enzim dan memegang peranan penting dalam metabolisme protein dan lemak. Defisiensi kromium adalah terganggunya toleransi glukosa.

Apa kromium? Termasuk logam mineral yang jumlahnya sedikit, baik dalam makanan maupun pada tubuh manusia, tetapi sangat penting bagi kesehatan. Nutrien ini tergolong essential trace mineral ( mineral penting yang dibutuhkan dalam jumlah kecil ) karena tidak dapat diproduksi oleh tubuh sehingga harus dipasok dari makanan sehari-hari. Semakin sedikit kebutuhannya, keberadaan mineral ini sering tak diperhitungkan oleh para ahli gizi. Kromium diperlukan oleh hampir semua jaringan tubuh manusia, termasuk kulit, otak, otot, limpa, ginjal dan testis.
Fungsi kromium termasuk salah satu mineral yang berperan mengendalikan metabolisme insulin dalam tubuh, sehingga dianggap sebagai faktor pengendali kadar gula darah ( glucose tolerance factor / GTF ). Dengan kecukupan kromium dalam tubuh akan lebih efisien memanfaatkan insulin dan keseimbangan kadar gula darah dapat terjaga.
Kromium juga membantu proses pencernaan protein dan lemak. Penelitian telah membuktikan bahwa kromium dapat menurunkan kadar trigliserid dan kelebihan total kolesterol darah, sekaligus memperbaiki rasio LDL (kolesterol jahat) dan HDL (kolesterol baik).

Riset sejumlah peneliti di Amerika memperlihatkan pemberian suplemen kromium dengan dosis 2 mg per hari dapat menurunkan kadar kolesterol 15 persen. Penelitian juga menunjukan suplemen kromium dapat memperbaiki kadar kolesterol dalam darah, mengurangi pengapuran (pembentukan plak) dalam pembuluh darah.


Pemakaian suplemen kromium umumnya digunakan dalam terapi penyakit yang berkaitan dengan gangguan penyerapan dan metabolisasi gula darah seperti hipoglikemia (tekanan gula darah terlalu rendah) dan diabetes militus. Kecukupan asupan kromium, khususnya bagi pengidap resistensi insulin dapat mencegah resiko penyakit diabetes. Lonjakan gula darah yang tak terkendali diketahui dapat mengurangi produksi serotonin ( hormone yang mengendalikan emosi, rasa sakit, pola makan) di otak. Sehingga kromium dapat digunakan untuk mengatasi sakit kepala dan sejumlah gangguan emosi akibat hipoglikemia.
Meskipun kromium efektif untuk menurunkan kadar lemak atau kolesterol, tidak berarti efektif juga menurunkan berat badan. Sebab banyak faktor yang dapat menyebabkan tubuh kelebihan berat badan.

chromium berfungsi mengatur proses produksi lemak dalam tubuh, sehingga mencegah pembentukan lemak berlebih. Satu hipotesis menyatakan kalau chromium adalah meningkatkan sintesis protein, yang selanjutnya akan menstimulasi pertumbuhan otot. Manfaat Chromium  :
7. Menjaga keseimbangan kadar gula darah dan meningkatkan efisiensi kerja insulin.
8. Chromium sering disebut sebagai “Glucose Tolerance Factor” (faktor pengendali kadar gula darah) dibutuhkan pada proses pengolahan glukosa menjadi energi.
9. Membantu menurunkan berat badan dengan cara membakar lemak menjadi energi.
10. Menurunkan kolesterol dan trigliserid sehingga dapat menjaga kesehatan jantung.
11. Meningkatkan massa otot sehingga dapat membentuk otot yang ideal.
12. Membantu sintesa kolesterol, lemak dan protein serta meningkatkan jaringan otot.
Suplementasi membantu Anda untuk membantu metabolisme tubuh. Bagi para penderita diabetes, suplementasi ditujukan untuk membantu metabolisme karbohidrat dan lemak dengan lebih baik. Suplementasi dengan Chromium  mampu meningkatkan sensitifitas insulin tubuh sehingga membantu mencerna gula atau karbohidrat dengan lebih baik yang mutlak diperlukan bagi penderita diabetes. Selain itu Chromium  berguna untuk mengurangi rasa lapar dan nafsu makan.

Gamat atau teripang mengandung beberapa jenis mineral yang diperlukan untuk metabolisme tubuh manusia. Beberapa jenis mineral yang terdapat dalam jeli gamat antara lain :
• Besi / Fe : membantu pembentukan sel darah merah
• Zink / Zn : berperan dalam produksi insulin dan sperma
• Magnesium / Mg : membantu kerja sistem saraf dan fungsi jantung
• Cromium / Cr : Meningkatkan kualitas fungsi insulin untuk menjaga kadar gula darah
• Selenium / Se : Antioksidan, meningkatkan daya tahan tubuh.

Mineral Kromium dalam jeli gamat menurunkan kadar gula darah yang berlebihan ,memperpanjang kerja insulin dan memperbaiki pengikatan insulin dengan reseptor. Dengan demikian jeli gamat, sekali lagi, merupakan jawaban yang tepat untuk mengatasi resistensi insulin. Gamat juga memiliki kandungan protein Collagen tinggi yang mengantisipasi kerusakan sel akibat diabetes dengan cara meregenerasi sel baru dengan cepat, MPS dan GAGs mengencerkan cairan darah yang kental akibat kelebihan glucosa.

Sedangkan Spirulina disarankan untuk dikonsumsi penerita diabetes karena spirulina mengandung zat gizi ensensial khususnya beberapa jenis mineral yang dapat membantu memperbaiki kepakaan insulin . Antioxidant dalam spirulina menetralisir radikal bebas yang merusak beta cell, nutrisi spirulina memperbaiki pankreas yang lemah atau rusak, karbohidrat Spirulina sudah berupa glycogen yang langsung dapat digunakan sebagai tenaga dan disimpan didalam liver sehingga penderita tidak selalu merasa lapar.

Firman

Jumlah posting : 102
Points : 304
Reputation : 0
Registration date : 05.06.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik