Latest topics
» Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 2)
Wed Dec 07, 2016 2:14 pm by Firman

» Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 1)
Fri Dec 02, 2016 2:32 pm by Firman

» SOD Alami
Thu Dec 01, 2016 4:55 pm by Firman

» Mengenal Enzim (Bag. 2)
Sat Nov 26, 2016 10:59 am by Firman

» Mengnal Enzim (bag. 1)
Fri Nov 18, 2016 2:46 pm by Firman

» Tak Perlu Suntik Kolgen , Ada Cara Alami Pertahankannya
Thu Nov 17, 2016 10:19 am by Firman

» Apa Perbedaan Jenis Kolagen?
Thu Nov 10, 2016 10:55 am by Firman

» Sumber Terbaik Omega-3
Fri Nov 04, 2016 2:52 pm by Firman

» Kalium, Sumber, Fungsi, dan Manfaat
Fri Oct 28, 2016 5:19 pm by Firman

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Tips Menjaga Kadar Gula Darah

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Tips Menjaga Kadar Gula Darah

Post  Firman on Tue Mar 25, 2014 5:23 pm

Penyakit diabetes militus merupakan ancaman serius bagi kesehatan. Penyakit diabetes melitus penyebab kematian nomor 6 di dunia. Di Indonesia diabetes melitus (DM) merupakan ancaman serius bagi pembangunan kesehatan, karena dapat menimbulkan kebutaan, gagal ginjal, kaki diabetes (gangrene) sehingga harus diamputasi, penyakit jantung dan stroke. Sekitar 1,3 juta orang meninggal akibat diabetes dan 4% meninggal sebelum usia 70 tahun. Diabetes melitus merupakan salah satu jenis penyakit yang dapat dikatakan sering merenggut nyawa manusia karena pola makan dan gaya hidupnya.  Salah satu penyebab Diabetes adalah kurangnya pencatatan dan pemantauan kondisi gula darah, sehingga menyebabkan seseorang tidak tanggap terhadap kondisi gula darahnya. Adapun masalah paling utama sesorang tidak melakukan pemantaun gula darah adalah sering mengalamai kelupaan melakukan pencatatan karena tidak ada yang mengingatkan.

Seseorang dianggap menderita diabetes melitus atau kencing manis jika kadar gula darahnya melebihi 126 mg/dl (puasa) atau 200 mg/dl (tidak puasa). Meski demikian, biasanya penderita diabetes baru merasakan gejala diabetes setelah gula darahnya melewati 270 mg/dl. Oleh sebab itu, untuk pencegahan terbaik sebaiknya tidak mengandalkan gejala-gejala diabetes untuk mendeteksi penyakit tersebut pada tubuh kita. Sebaiknya langsung tes darah dan tes urin untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Memonitor tingkat gula darah umumnya sama seperti mengamati berat badan. Pola makan yang buruk, stress, kurang olahraga dan kelebihan berat badan dapat menjadi faktor utama timbulnya gangguan kadar gula darah. Berikut cara alami menjaga kadar gula darah agar tetap stabil.

• Memeriksa kesehatan secara rutin. Jika Anda berusia lebih dari 40 tahun, mengalami kelebihan berat badan atau memiliki kecenderungan glukosa darah yang berfluktuasi, sebaiknya periksa gula darah setiap 6 bulan. Ini akan akan membantu memonitor kadar gula darah Anda dan mengambil langkah-langkah yang tepat, dengan pola makan sehat serta olahraga.

• Mengelola berat badan. Menjaga berat badan yang optimal, sangat kondusif bagi kesehatan. Jika Anda kelebihan berat badan, hindari makanan berkalori tinggi seperti kue, permen, kripik. Sebaliknya, konsumsi makanan kecil yang sehat di antara waktu makan, seperti wortel, mentimun, yogurt rendah lemak, salad hijau dan buah-buahan. Kuramgi minuman soda ganti dengan air atau teh hijau.

• Rutin berolahraga. Latihan berperan penting dalam mendukung konversi alami glukosa menjadi energi dalam tubuh sehingga menjadi lebih aktif. Pilih tangga daripada lift atau eskalator, jogging di sekitar rumah  atau jalan cepat 30 menit sedikitnya lima kali seminggu dapat membantu menjaga sirkulasi darah tetap baik.

• Cukupi asupan nutrisi. Nutrisi berpengaruh besar terhadap kadar gula darah. Pertama, mulailah makan lebih sering 5-6x sehari dengan 3x makan utama diselingi 2-3x snack di antara waktu makan, pola makan ini akan menjaga kestabilan gula darah. Lalu makanlah berbagai makanan berwarna (Hijau, merah, oranye terang dan ungu), setiap warna makanan memiliki gizi yang baik berbeda. Makanlah gandum dan olahannya, seperti beras merah, sereal dan roti gandum yang tinggi serat sehingga menjaga kadar gula tetap sehat.

Dukungan gizi melalui suplemen juga bisa menjadi pilihan. Salah satunya, suplemen Chromium Picolinate yang akan membantu metabolisme karbohidrat dan meningkatkan efektifitas insulin untuk mencerna gula, yang bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes dan yang menjalani program penurunan berat badan.

Firman

Jumlah posting : 103
Points : 307
Reputation : 0
Registration date : 05.06.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik