Latest topics
» Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 1)
Yesterday at 2:32 pm by Firman

» SOD Alami
Thu Dec 01, 2016 4:55 pm by Firman

» Mengenal Enzim (Bag. 2)
Sat Nov 26, 2016 10:59 am by Firman

» Mengnal Enzim (bag. 1)
Fri Nov 18, 2016 2:46 pm by Firman

» Tak Perlu Suntik Kolgen , Ada Cara Alami Pertahankannya
Thu Nov 17, 2016 10:19 am by Firman

» Apa Perbedaan Jenis Kolagen?
Thu Nov 10, 2016 10:55 am by Firman

» Sumber Terbaik Omega-3
Fri Nov 04, 2016 2:52 pm by Firman

» Kalium, Sumber, Fungsi, dan Manfaat
Fri Oct 28, 2016 5:19 pm by Firman

» Manfaat Betakaroten
Fri Oct 21, 2016 4:35 pm by Firman

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Osteoporosis dan Osteoartritis (bag 2 / end)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Osteoporosis dan Osteoartritis (bag 2 / end)

Post  Firman on Fri Dec 27, 2013 11:16 am

Terapi dan pengobatan osteoporosis bertujuan untuk meningkatkan kepadatan tulang untuk mengurangi retak tambahan dan mengontrol rasa sakit. Untuk terapi dan pengobatan secara medis  sebenarnya memerlukan tim multidisiplin yang terdiri dari bagian bedah, bagian penyakit dalam, psikologi, biologi, obstetri dan ginekologi, dan farmakologi.
Penyakit osteoporosi selain mempengaruhi tubuh, juga mempengaruhi kondisi psikologis penderita, terutama akibat patah tulang sehingga terapi dan pengobatan osteoporosis juga melibatkan spesialis kejiwaan. Bukan hanya itu, bagian terapi olahraga juga diperlukan dalam pengobatan osteoporosis.

Untuk mempertahankan kepadatan tulang, tubuh membutuhkan kalsium dan persediaan mineral lainnya yang memadai, dan harus menghasilkan jumlah yang cukup hormon ini (hormon paratiroid, hormon pertumbuhan, kalsitonin, estrogen pada wanita dan terstosteron pada pria).

Oleh karena itu, bagian klinik gizi juga memiliki peranan dalam terapi dan pengobatan osteoporosis. Dokter spesialis gizi dapat membantu menjaga asupan gizi penderita osteoporosis, terutama kalsium dan vitamin D tercapai agar penyerapan kalsium dari makanan dan masuk ke dalam tulang berlangsung optimal.

Semakin meningkat kepadatan tulang sampai kepadatan mencapai maksimum (sekitar usia 30 tahun). Setelah itu kepadatan tulang akan berkurang secara bertahap. Oleh karena itu, kepadatan tulang harus dijaga sejak masih muda sehingga ketika tua tidak mengalami osteoporosis.

Semua wanita, terutama yang menderita osteoporosi harus mengkonsumsi kalsium dan vitamin D dalam jumlah yang cukup. Wanita postmenopause dengan osteoporosis juga bisa mendapatkan estrogen atau alendronat (bifosfat group) yang dapat memperlambat atau menghentikan penyakit.
Pria yang menderita osteoporosis biasanya mendapatkan ekstra kalsium dan vitamin D, terutama jika hasil penelitian menunjukkan bahwa tubuh tidak menyerap kalsium dalam jumlah yang cukup. Jika kadar testosteron rendah, dapat diberikan testosteron.

Osteoartritis menyebabkan terjadinya  kerusakan tulang rawan (kartilago) sendi yang ditandai dengan adanya kemunduran kartilago sendi dan tulang di dekatnya, yang bisa menyebabkan nyeri dan kekakuan sendi. Osteoartritis banyak dijumpai pada orang-orang  usia emas. Osteoartritis merupakan salah satu penyakit degeneratif yang diyakini dapat dicegah dan diatasi dengan pemberian asupan nutrisi tertentu yang memadai.

Pengobatan yang diberikan dokter untuk menangani masalah ini umumnya dilakukan untuk mengatasi gejala, memperbaiki aktivitas sehari-hari, pencegahan, dan perbaikan kerusakan struktur rawan sendi. Selain itu muncul pula pengobatan dengan menggunakan sel terapi dan stem sel.

Suplemen yang mengandung glukosamin dan kondroitin sulfat bermanfaat untuk menumbuhkan tulang rawan yang menipis pada osteoarthritis. Dosis yang diperlukan setiap hari adalah sebesar 1500 mg glukosamin. Suplemen ini biasanya akan memeberikan manfaat setelah diminum selama 4 sampai 6 bulan. Pemakaian kurang dari 4 bulan atau yang tidak teratur tidak akan memberikan manfaat. Demikian juga dosis yang kurang dari 1500 mg tidak akan berguna. Pelrlu dicamkan juga bahwa suplemen ini hanya bermanfaat untuk nyeri sendi yang disebabkan oleh pengapuran sendi, dan bukan nyeri sendi yang disebabkan oleh penyakit lain.


Dewasa ini telah tersedia begitu banyak suplemen yang mengandung glukosamin dan kondroitin sulfat dari berbagai produsen. Masyarakat perlu berhati-hati dalam memilih produk suplemen tersebut karena seringkali dosis yang tercantum dalam label kemasan obat tidak sesuai dengan kenyataan yang terkandung didalam setiap tablet suplemen di dalamanya.
Jeli Gamat Luxor mengandung bahan amino penting seperti: Kolagen, Glycosaminoglycan, Glucosamine & Chondroitin Sulfat, dan selain itu mengandung cell growth factor , Omega3, sangat cocok untuk perawatan rheumatik, radang sendi, sakit lambung, kerapuhan tulang, kesehatan kulit, diabetes melitus, masalah jantung, astma, maupun stroke serta penyakit kronis lainnya.

Chondrotin & Glukosamin (GaGS)
     Pada saat seseorang menua, kondisi tulang rawan ikut menipis, muncul keluhan disertai rasa sakit pada  persendian. Cairan pelumas antar sendi pun sudah mulai berkurang sehingga sering menimbulkan rasa sakit pada saat bergerak.
Chondroitin dan Glukosamin dalam jely gamat membantu :
Memperbaiki jaringan tulang rawan yang rusak
Meringankan keluhan penderita radang sendi dan pengapuran
Merangsang pembentukan cairan sinovial

Firman

Jumlah posting : 102
Points : 304
Reputation : 0
Registration date : 05.06.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik