Latest topics
» Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 1)
Fri Dec 02, 2016 2:32 pm by Firman

» SOD Alami
Thu Dec 01, 2016 4:55 pm by Firman

» Mengenal Enzim (Bag. 2)
Sat Nov 26, 2016 10:59 am by Firman

» Mengnal Enzim (bag. 1)
Fri Nov 18, 2016 2:46 pm by Firman

» Tak Perlu Suntik Kolgen , Ada Cara Alami Pertahankannya
Thu Nov 17, 2016 10:19 am by Firman

» Apa Perbedaan Jenis Kolagen?
Thu Nov 10, 2016 10:55 am by Firman

» Sumber Terbaik Omega-3
Fri Nov 04, 2016 2:52 pm by Firman

» Kalium, Sumber, Fungsi, dan Manfaat
Fri Oct 28, 2016 5:19 pm by Firman

» Manfaat Betakaroten
Fri Oct 21, 2016 4:35 pm by Firman

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


VEGETARIAN MANFAAT DAN RESIKONYA

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

VEGETARIAN MANFAAT DAN RESIKONYA

Post  Firman on Tue Jun 25, 2013 1:56 pm

Vegetarian 
Adalah sebutan bagi orang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan, tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup seperti daging dan unggas, namun masih mungkin mengonsumsi makanan laut seperti ikan, atau produk olahan hewan seperti telur, keju, atau susu.

Istilah ‘vegetarian’ diciptakan pada tahun 1847. Pertama kali digunakan secara formal pada tanggal 30 September tahun itu oleh Joseph Brotherton dan lain-lain, di Northwood Villa, Kent, Inggris. Saat itu adalah pertemuan pengukuhan dari Vegetarian Society Inggris.

Kata ini berasal dari bahasa Latin vegetus, yang berarti keseluruhan, sehat, segar, hidup; (jangan dihubungkan dengan ‘vegetable-arian’ – mitos manusia yang diimajinasikan hidup seluruhnya dari sayur-sayuran tetapi tanpa kacang, buah, biji-bijian, dan sebagainya).

Sebelum tahun 1847, mereka yang tidak makan daging secara umum dikenal sebagai ‘Pythagorean’ atau mengikuti ‘Sistem Pythagorean’, sesuai dengan Pythagoras ‘vegetarian’ dari Yunani kuno.
Definisi asli dari ‘vegetarian’ adalah dengan atau tanpa telur dan hasil ternak perah, dan definisi ini masih digunakan oleh Vegetarian Society hingga sekarang. Bagaimanapun juga, kebanyakan nabatiwan di India tidak memasukkan telur ke dalam diet mereka, seperti juga mereka dari tanah Mediterania klasik, sebagai contoh Pythagoras.

Jenis jenis Vegetarian :


1. Lacto ovo vegetarian
Selain makan yang terbuat dari bahan nabati juga dimakan, susu dan telur juga dimakan.
2. Lacto vegetarian
Selain bahan nabati yang dimakan tetapi tetap mengkonsumsi susu.
3. Ovo vegetarian
Kelompok nabatiwan ini selain mengkonsumsi bahan nabati juga tetap mengkonsumsi telur.
4. Pesco vegetarian
Selain bahan nabati yang dimakan tetapi ikan tetap di konsumsi.
5. Pollo vegetarian
Selain bahan nabati yang dimakan tetapi masih mengkonsumsi ungas seperti ayam dan bebek.
6. Vegan
Vegan merupakan kelompok nabatiwan yang paling ketat. Mereka hanya mau bahan makanan dari nabati saja dan sama sekali tidak memakan hewan laut atau produk olahan hewani. Bahkan madu dari lebah pun dihindari. Saking ketatnya, para vegan juga menentang penggunaan produk non-makanan yang berasal dari hewan, seperti pakaian dan sepatu, dan produk yang diujicobakan pada hewan seperti beberapa jenis kosmetik dan obat-obatan.


Manfaat Vegetarian
Menurut penelitian di Amerika, para nabatiwan lebih sehat, panjang umur, bahkan awet muda. Mereka juga terhindar dari penyakit jantung. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa serat dalam sayur dan buah amat berguna bagi kesehatan yang mengakibatkan populernya vegetarianisme di dunia. Diet vegetarian telah menunjukkan efek menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi, dan mencegah terjadinya hipertensi pada orang normal. Penelitian juga menunjukkan wanita vegetarian yang telah memasuki menopause akan berkurang resiko penyakit jantung, kanker endometrium dan kanker payudara dibanding wanita dengan diet normal. Masakan Vegetarian merupakan jenis-jenis masakan yang menggunakan bahan-bahan nabati, atau non hewani yang tidak menggunakan daging sebagai bahan masakannya.

Namun demikian, ternyata vegetarian ini tak selamanya berdampak positif-terutama dalam hal menghindarkan diri dari resiko penyakit kardiovaskular.
Karena kalau menu makanan vegetarian tidak diatur dan diawasi secara ketat maka pola vegetarian ini cenderung mengakibatakan defisiensi beberapa jenis nutrisi. Dan berikut merupakan beberapa kemungkinan defisensi nutrisi yang mungkin terjadi pada orang yang vegetarian.


Defisiensi Zat Besi
Vegetarian yang mengalami defisiensi zat besi ditandai dengan muka yang pucat, sering mengalami infeksi, kukunya rapuh, nafsu makannya menurun, kemampuan fisiknya berkurang, iritasi, menderita sakit di leher, dan seringkali mengalami kerontokan pada rambut.
Untuk mencegah terjadinya defisiensi zat besi ini disarankan untuk banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti kacang-kacangan, bayam, tahu, dan juga sayuran yang memiliki daun gelap.

Defisiensi Vitamin B12
Seorang vegetarian yang mengalami defisiensi vitamin B12 ditandai dengan gejala badannya melemah, terjadi konstipasi, hilangnya nafsu makan, sering mengalami kelelahan, memori otaknya lemah, terasa sakit di mulut, mati rasa, depresi, dan demensia.
Untuk mencegah terjadinya defisiensi vitamin B12, disarankan untuk banyak mengonsumsi telur dan produk susu, kacang kedelai, dan sereal yang diperkaya dengan vitamin B12.

Defisiensi Seng
Orang yang mengalami defisiensi seng ditandai dengan hilangnya nafsu makan, kekebalan tubuh yang tidak berfungsi dengan baik, dan mengalami masalah pada mental.
Makanya untuk mencegah defisiensi seng ini, disarankan untuk banyak mengonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, dan whole grain.


Defisiensi Protein
Adanya defisiensi protein dicirikan dengan kelelahan, menurunnya kemampuan penyembuhan ketika sakit, dan penurunan daya tahan tubuh.
Defisiensi protein akan berdampak pada terpengaruhnya sistem tubuh secara keseluruhan karena peranan potein yang sangat penting untuk mendukung aktifitas jaringan dan sel-sel tubuh. Untuk mencegah adanya defisiensi protein ini, seseorang dapat mengonsumsi banyak kacang-kacangan, telur, dan produk susu.

Defisiensi Kalsium
Orang yang mengalami defisiensi kalsium ditandai dengan hilangnya kepadatan tulang dan kejang pada otot. Untuk mencegahnya, disarankan untuk banyak mengonsumsi almond, produk susu, tahu, sarden, dan juga sayuran berdaun hijau.
Defisiensi Asam Lemak
Defisiensi asam lemak ini ditandai dengan kelelahan, kekeringan pada mulut, bermasalah di mata, kulit, dan rambut serta mengalami depresi. Untuk mencegahnya, seseorang harus banyak memakan biji-bijian, minyak sayur, dan kacang-kacangan.

Defisiensi Vitamin D
Vegetarian yang mengalami defisiensi vitamin D ditandai dengan otot terasa nyeri dan melemah, meningkatnya resiko kanker, dan tidak berfungsinya sistem kekebalan tubuh.
Untuk mencegahnya, disarankan untuk sering terkena sinar matahari di pagi hari dan mengonsumsi produk susu yang telah diperkaya dengan kalsium.

Itulah beberapa defisiensi nutrisi yang bukan mustahil akan mengancam siapapun yang menjalankan vegetarian. Oleh karena itu  untuk meminimalisir terjadinya defisiensi nutrisi ini perlu diperhatikan kecukupan berbagai nutrisi di atas supaya selain hasil yang ingin dicapai dari vegetarian ini bisa maksimal, juga tidak terjadi resiko defisiensi nutrisi yang telah dijelaskan di atas.

Spirulina Pacifica dengan kandungan nutrisi lengkap dapat dikonsumsi  bagi anda yang mengikuti pola makan vegetarian, untuk membantu mencegah defisiensi nutrisi sehingga anda terhindar dari gangguan kesehatan akibat kekurangan zat nutrisi.

Firman

Jumlah posting : 102
Points : 304
Reputation : 0
Registration date : 05.06.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik