Latest topics
» Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 2)
Wed Dec 07, 2016 2:14 pm by Firman

» Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 1)
Fri Dec 02, 2016 2:32 pm by Firman

» SOD Alami
Thu Dec 01, 2016 4:55 pm by Firman

» Mengenal Enzim (Bag. 2)
Sat Nov 26, 2016 10:59 am by Firman

» Mengnal Enzim (bag. 1)
Fri Nov 18, 2016 2:46 pm by Firman

» Tak Perlu Suntik Kolgen , Ada Cara Alami Pertahankannya
Thu Nov 17, 2016 10:19 am by Firman

» Apa Perbedaan Jenis Kolagen?
Thu Nov 10, 2016 10:55 am by Firman

» Sumber Terbaik Omega-3
Fri Nov 04, 2016 2:52 pm by Firman

» Kalium, Sumber, Fungsi, dan Manfaat
Fri Oct 28, 2016 5:19 pm by Firman

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Diabetes

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Diabetes

Post  Royke_B on Tue Jul 08, 2008 3:10 pm

DIABETES.

Apakah diabetes itu?
Diabetes adalah meningkatnya kadar gula darah diatas normal untuk waktu yang lama dan lama kelamaan menimbulkan kerusakan pada pembuluh nadi (arteri) dan saraf sehingga menimbulkan keluhan.

Secara sederhana, terdapat 2 jenis diabetes yaitu “Diabetes tipe 1” atau childhood diabetes karena terutama menyerang anak2 dan remaja, dan “Diabetes tipe 2” atau sugar diabetes yang terutama menyerang usia 40 dan 50 tahun yang kelebihan berat badan dan jarang berolah raga.

Kita akan membicarakan Diabetes tipe 2 (DM tipe 2) karena merupakan yang terbanyak (90% dari seluruh kasus diabetes)


Apa yang akan terjadi bila anda menderita DM tipe 2?
Untuk berfungsi dengan baik, tubuh kita membutuhkan energi. Energi ini, dalam bentuk gula, disalurkan ke otot, otak dan semua organ tubuh kita oleh aliran darah. Energi ini bisa digunakan segera atau disimpan di liver (hati) dalam bentuk gula rantai panjang atau glikogen. Untuk bisa digunakan, energi harus memasuki sel tubuh kita. Insulin-lah, suatu hormon yang dihasilkan sel beta di pankreas, yang melakukannya. Pada DM tipe 2, gula kesulitan memasuki sel tubuh karena jumlah insulinnya kurang dan fungsinya tidak berjalan dengan baik.
Gula kemudian menumpuk dalam aliran darah, inilah yang disebut hiperglikemia.
Keadaan inilah yang membuat penyakit ini berjalan karena tubuh kita kekurangan energi dan kelebihan gula di dalam darah dalam jangka panjang akan merusak arteri dan saraf kita.


Bagaimana anda dapat mengenali diabetes?
ANDA MUNGKIN PENDERITA DIABETES TANPA MENYADARINYA!!
Mengapa? Bila anda merasa hingga saat ini merasa sehat dan tidak melakukan pemeriksaan, DM tidak ada tanda yang dapat memperingatkan anda.

Biasanya anda mengetahui kalau DM ketika diminta oleh dokter untuk periksa laboratorium saat anda ternyata :
• hipertensi
• obesitas
• ada riwayat keluarga DM

Kadang2, justru anda nanti memeriksakan diri ke dokter ketika telah terjadi komplikasi, misalnya terjadi luka yang tak kunjung sembuh. Dokter meminta anda untuk periksa laboratorium dan ketahuanlah diabetesnya. Pada keadaan seperti ini, DM anda nanti disadari setelah diawali dengan tanda2 dari komplikasinya. Kebanyakan DM justru nanti diketahui pada stadium ini, setelah bertahun-tahun berkembang diam2.

Kadang2, anda memeriksakan diri ke dokter karena merasakan tanda2 awal dari DM seperti lekas lelah, kesemutan atau nyeri di kaki, sering kencing dan cepat haus.
Tanda2 hiperglikemia seperti ini kelihatannya biasa saja dan tidak berbahaya sehingga anda mengabaikannya. Padahal bila tanda2 seperti ini sudah timbul, penyakit ini justru sudah berlangsung diam2 selama beberapa tahun. Arteri dan ginjal anda mungkin sudah terkena efeknya.


Apakah ada kedaruratan pada DM?

* Koma hiperosmolar
Untungnya sangat jarang terjadi, disebabkan karena kadar gula darah yang sangat tinggi. Tanda yang khas yaitu kencing yang sangat...sangat sering dan amat...amat haus kemudian terjadi penurunan kesadaran hingga akhirnya koma bila tidak diobati.

* Hipoglikemia
Kadar gula darah yang terlalu rendah. Kebanyakan karena efek dari obat atau insulin yang sementara digunakan. Anda bisa mencurigainya bila merasa tidak nyaman, pucat, keringat dingin, sangat lemah, atau gangguan lain seperti pandangan, bicara atau keseimbangan. Anda harus secepatnya memakan (minum) gula. Bila anda tidak melakukannya bisa terjadi koma hipoglikemia. Beritahukan keluarga dan teman supaya mereka dapat menolong anda sebelum hal ini terjadi.


Bagaimana anda mengetahui kalau anda DM?

Periksakanlah kadar gula darah anda secara rutin.

* Kadar gula darah puasa
Umumnya berkisar antara : 70 – 110 mg/dl.

*Kadar gula darah 2 jam post prandial (pp) atau sesudah makan.
Umumnya tidak boleh melebihi 140 mg/dl.

Apakah keuntungan melakukan pemeriksaan gula darah 2jpp?
• Anda akan cepat mendeteksi suatu keadaan yang disebut ”pre diabetes” dimana terjadi peningkatan gula darah pada saat beberapa jam sesudah makan tapi menjadi normal kembali setelah diukur saat puasa. Dokter bisa melakukan langkah antisipatif untuk mencegah anda terjun ke DM. Para dokter menyebut keadaan ini dalam 2 stadium, pertama Gangguan Toleransi Gula (GTG) dan kedua hiperglikemia post prandial.
• Langkah antisipatif tersebut juga akan menghindarkan anda dari resiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Berikut ini adalah beberapa penelitian yang menyokong anjuran untuk pentingnya periksa gula darah 2jpp :
Whitehall Study
Helsinki Policemen Study
Paris Prospective Survey
Tecumseh Study
Honolulu Heart Program


Apakah ada pemeriksaan lain?

Memeriksa ”glycosylated hemoglobin” disingkat sebagai HbA1c.
Hemoglobin adalah suatu protein dalam sel darah yang mengangkut oksigen. Glycosylated Hemoglobin terbentuk saat gula dalam darah berikatan dengan hemoglobin. Karena glycosylated hemoglobin bersirkulasi dalam darah selama 2-3 bulan, ini memberikan nilai yang baik dari rata2 gula darah untuk periode yang sama. Nilai yang dianjurkan sebaiknya tidak melebihi 6.5%.


Apa penyebab diabetes ?

Penyebab pasti belum diketahui, tapi umumnya merupakan kombinasi dari faktor2 yang dapat mencetuskan DM. Ini disebut sebagai faktor predisposisi.

* Herediter (keturunan)
Jika salah satu orang tua adalah DM, kemungkinan anak menjadi DM sekitar 30%. Bila kedua orang tua DM, kemungkinannya menjadi 80%. Bila orang tua anda penderita DM, lakukan monitoring ketat kadar gula darah terutama 2jam pp.

* Obesitas
Sekitar 70% penderita DM adalah obese atau sangat overweight, terutama bila kegemukan tipe abdominal (gemuk daerah perut). Obesitas menyebabkan tingginya konsentrasi lemak bebas dalam darah yang menyebabkan peningkatan kadar insulin dan resistensi insulin sehingga terjadi diabetes.

Selain kedua faktor primer diatas, terdapat beberapa faktor sekunder seperti :
* Sedentary life style
Bila aktivitas fisik anda sangat kurang.

* Pola makan yang tidak seimbang. Makan terlalu banyak, terlalu banyak konsumsi makanan berlemak, kurang serat, atau intake alkohol berlebihan.

* Kehamilan. Bisa mencetuskan DM.
* Usia. Meningkatnya usia membuat resiko menjadi DM juga bertambah, terutama pada usia diatas 40 thn.



Dapatkah Diabetes dicegah ?

Terdapat 2 kunci utama dalam pencegahan DM

1. Menjaga berat badan
Hitung indeks massa tubuh (body mass index = BMI).

BMI = BB (kg) / TB (meter kwadrat)

Bila BMI :
18.5 - 25 : normal
25 - 30 : kelebihan BB
30 - 40 : kegemukan (obese)
> 40 : sangat obese

2. Lakukan aktivitas fisik secara teratur.



Apa konsekuensi dan komplikasi diabetes ?
Kerusakan yang terutama terjadi adalah :

1. Kerusakan pada arteri
Arteri atau pembuluh nadi adalah saluran yang dilewati darah dari jantung yang kaya akan oksigen dan nutrien (bahan makanan) yang akan diedarkan ke seluruh tubuh. Kerusakan pada arteri akan menimbulkan berbagai gangguan seperti penyakit jantung koroner, stroke dan gangguan pada arteri kaki. Bila arteri kaki tersumbat oleh aterosklerosis (disebut arteriopati) maka terjadi kesulitan pengaliran darah untuk kaki anda. Akibatnya, kaki menjadi dingin bahkan kebiruan.

2. Kerusakan pada arteriole dan kapiler.
Arteriole adalah arteri yang lebih kecil sedangkan kapiler adalah arteri terkecil yang menyuplai darah untuk tingkat sel. Gangguan ini lebih spesifik pada diabetes dan merupakan penyebab komplikasi kronis pada ginjal (nefropati), mata (retinopati) dan saraf (neuropati). Untungnya, pengobatan terhadap diabetes dan atherosklerosis dapat memperlambat progresivitasnya. Neuropati membuat sensasi menjadi berkurang. Penderita menjadi lebih mudah cedera/mendapat luka seperti lecet. Bila tidak dirawat dengan baik, luka ini akan terinfeksi yang bisa berujung amputasi. Potonglah kuku anda secara teratur, gunakan kaos kaki dan sepatu yang nyaman dan perhatikan secara rinci kaki anda kalau-kalau terdapat lecet kecil.


DISKUSI
Saat ini pengobatan diabetes telah berobah secara radikal. Dahulu, pengobatan diabetes dimulai dengan pengaturan pola makan. Bila tidak berhasil, penderita dianjurkan untuk berolah raga. Bila diet dan olah raga tidak berhasil, dimulailah pemberian obat (Obat Anti Diabetes Oral – OAD = Oral Anti Diabetic). Oral (mulut), berarti obat yang di telan. Bila dengan tambahan OAD baik satu jenis maupun lebih dari satu jenis tetap tidak menunjukkan hasil maka dilakukan pemberian Insulin.
Sekarang, suntikan Insulin sudah merupakan pengobatan first line. Food and Drug Administration (Balai POM-nya USA) sudah menyetujui hal tersebut. Perubahan ini didasari pada teori yang berkembang saat ini dengan berdasar pada pengetahuan tentang penyebab diabetes yaitu : resistensi insulin (insulin tidak bekerja dengan optimal) hingga memicu sel beta páncreas menghasilkan lebih banyak insulin yang akhirnya menimbulkan kelelahan pada sel beta hingga akhirnya terjadi disfungsi dan kerusakan yang kemudian berakibat pada turunnya jumlah insulin yang dihasilkan. Para ahli kemudian merekomendasikan pemberian insulin sesegera mungkin begitu diagnosa diabetes ditegakkan dengan tujuan mengistirahatkan sel beta dengan maksud supaya disfungsi dan kerusakannya tidak berlanjut dan dengan berjalannya waktu maka sel beta yang rusak dapat memulihkan dirinya sendiri. Ini dinamakan Beta cell rest Theory.
Menurut saya, yang terutama harus menjadi perhatian adalah resistensi insulin. Mengapa ? Karena sebelum terjadi sesuatu apapun pada sel beta pancreas, dasar pertama kearah diabetes adalah resistensi insulin. Resistensi insulin timbul akibat tidak terjadinya ikatan insulin dengan reseptornya. Seperti diketahui, gula di dalam darah bisa diambil oleh organ yang membutuhkan melalui pekerjaan insulin yang berikatan dengan reseptor.
Kadar gula darah akan meningkat (Hiperglikemia) bila terjadi resistensi insulin. Kadar insulin juga akan meningkat (hiperinsulinemia) karena sel beta memproduksi lebih banyak insulin sebagai kompensasi dari naiknya gula darah. Hiperinsulinemia menjadi penyebab dari sindroma metabolik yang antara lain ditandai dengan :
- hiperinsulinemia
- kegemukan
- dislipidemia (tingginya lemak darah, seperti kolesterol, LDL dan trigliserida dan rendahnya HDL)

Jeli Gamat, dengan kandungan kromium merupakan jawaban yang tepat. Sejak tahun 1950-an, pada hewan, telah diketahui bahwa kromium berperan pada metabolisme gula, namun baru pada tahun 1970-an diketahui perannya pada manusia. Kromium memperpanjang kerja insulin dan memperbaiki pengikatan insulin dengan reseptor. Dengan demikian jeli gamat, sekali lagi, merupakan jawaban yang tepat untuk mengatasi resistensi insulin.
Bagaimana jika pada individu tertentu resistensi insulin sudah menimbulkan disfungsi dan kerusakan sel beta? Tetap jeli gamat jawabannya. Mengapa ? Kadar insulin mereka, meskipun sedikit, tetap diperbaiki kinerjanya oleh kromium, sedangkan disfungsi dan kerusakan sel betanya diperbaiki oleh daya regenerasi jeli gamat yang luar biasa. Kandungan kolagen yang sangat tinggi disertai nutrien dan mineral lain dapat disuplai dengan sangat baik oleh jeli gamat untuk keperluan regenerasi sel beta. Apa buktinya ? Banyak !! Dari pengalaman terhadap para pasien, yang mulanya di rawat kombinasi OAD dan jeli gamat terbukti bahwa perlahan-lahan mereka mulai diturunkan dosis OAD yang digunakan bahkan beberapa pasien sukses hanya dengan menggunakan jeli gamat saja. Mereka tidak lagi menggunakan OAD. Apa dasar ilmiahnya ? Ada ! Menurut penelitian UKPDS, saat pertama kali seseorang didiagnosa sebagai diabetes, mereka telah kehilangan 50% fungsi sel beta. Ini terus berlanjut hingga 10 tahun kemudian, dalam masa penelitian. Artinya, kadar insulin mereka juga akan terus menurun dan makin tidak responsif terhadap pengobatan. Artinya, mereka harus menggunakan dosis obat lebih besar lagi atau menggunakan kombinasi 2 atau lebih jenis obat dan akhirnya harus menggunakan insulin. Tapi ini tidak terjadi pada pasien yang menggunakan jeli gamat dalam pengawasan saya. Mereka justru makin berhasil diturunkan dosis OADnya.
Jadi, bagi saya, diabetes dengan jeli gamat adalah suatu hal yang mutlak. Tidak ada keraguan soal efektivitasnya.

Demikian Pokok Pikiran dari saya semoga bermanfaat bagi kita semua.

Tuhan memberkati.

Royke E. Burhan

Royke_B

Jumlah posting : 1
Points : 0
Reputation : 0
Registration date : 29.05.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

solusi diabet ibu saya

Post  frendy on Sat May 21, 2011 6:38 pm

dear DR.Royke
Ibu saya baru saja keluar dari rumah sakit stlh dirawat selama 9 hari. kaki sebelah kiri dkt mata kaki ada nanah yg mnrt dokter bedah disana ada nanah didalam dan hrs dilakukan operasi, sedangkan ibu sy tdk mau dioperasi dikarenakan kadar gula yg tdk stabil akan mengakibatkan luka operasi yg susah mengering. kadar gula ibu saya saat ini berkisar 210-340, saya sudah memberikan jeli gamat luxor dgn dosis 2-3sdm x 3 kali sehari. sedangkan obat dokter yg diminum adlah glucovance 500mg dgn dosis 1x1, trichodazol 500 3x1, baquinor 500 2x1, mnrt dokter penanganan sebaiknya bagaimana? apakah nanah nya bisa keluar? mohon solusi nya

From : frendy - Pekanbaru

frendy

Jumlah posting : 21
Age : 32
Location : pekanbaru
Points : 27
Reputation : 0
Registration date : 06.03.10

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diabetes

Post  roykeburhan on Sat May 21, 2011 8:17 pm

Frendy di Pekan Baru.
Obat2an dari dokter tetap dilanjutkan tetapi khusus untuk Trichodazole dan Baquinor tidak boleh melebihi 2 minggu. Untuk produk Luxor sebaiknya ditambahkan Spirulina 2x10 tablet. Luka dikaki sebaiknya di rawat kompres/bersihkan minimal dengan Rivanol kemudian bubuhkan Jelly Gamat (bukan Gel Gamat) selama masih bernanah. Bila nanah telah hilang baru diganti dengan Gel Gamat.


roykeburhan

Jumlah posting : 1
Points : 1
Reputation : 0
Registration date : 21.05.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diabetes

Post  frendy on Wed Jul 13, 2011 10:10 pm

dear pak dokter royke,

Trims sebelumnya untuk nasehatnya. Kondisi ibu sy sudah jauh membaik, sy berikan sesuai anjuran pak royke 1x1 glucovance, 2x2,5 sdm jeli gamat, 2x10 spirulina, dan sy berikan gamat oral ke luka gangrene nya yg sudah bau nanahnya, hasilnya dlm hitungan 4hari, nanahnya sdh tdk bau, dan skrg luka nya sdh hampir menutup dan gula darah msh berkisar 200 mg / dl saat ini.

frendy

Jumlah posting : 21
Age : 32
Location : pekanbaru
Points : 27
Reputation : 0
Registration date : 06.03.10

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Diabetes

Post  Sponsored content Today at 3:04 pm


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik